Ternyata Inilah 3 Jenis Ketakutan dalam Melakukan Public Speaking!

posted in: Public Speaking | 0

Seminar Motivasi di Jakarta | Bagi sebagian orang, berbicara di depan publik itu bukan hal yang perlu dikhawatirkan. Tapi, bagi sebagian orang yang lain, public speaking adalah hal yang sangat ditakuti dan dihindari. Bahkan, ada juga survey ketakutan public speaking yang menyatakan bahwa beberapa orang lebih takut pada public speaking, daripada takut pada kematian. Hah? Kok bisa ya?!

Selidik punya selidik, Glassophobia (ketakutan untuk berbicara di depan pubik) disebabkan oleh setidaknya 3 jenis ketakutan dari dalam diri seseorang. Jenis-jenis ketakutan dalam melakukan public speaking ini saling terkait dan menguatkan satu sama lain sehingga dampak negatif yang dihasilkan bisa begitu kuat dan benar-benar bikin nyali kita ciut seciut-ciutnya! Yuk ah, langsung aja kita bahas ke-3 jenis ketakutan tersebut.

 

1. Takut Terlihat Gugup

Jenis ketakutan dalam melakukan public speaking yang pertama ini sangat sering terjadi. Sebelum berbicara di depan umum, kadang kita merasa gugup atau nervous. Kenapa? Ya karena banyak hal. Misalnya karena kita nggak biasa, kita nggak menguasai materi atau apa yang akan kita sampaikan, dan lain-lain.

Anehnya, alih-alih menyelesaikan masalah atau mencari solusi dari kegugupan kita, kadang kita malah terlalu takut untuk terlihat gugup. Kita berpikir, “Duh, gimana ya nanti kalau audiens tahu kalau saya sedang gugup?” Semakin kita memikirkan hal ini, menanyakannya pada diri sendiri lagi dan lagi, maka semakin gugup lah kita.

Nggak mau dong ya pastinya? Makanya, daripada terlalu sibuk menebak-nebak, lebih baik cari solusi untuk mengatasi kegugupanmu ^^

2. Takut Dinilai Buruk

Fear of negative judgement. Kadang kita berpikir bahwa audiens yang sedang duduk di depan kita, yang siap mendengarkan kita, ada disana untuk memberikan judgement atau penilaian kepada kita. Hasilnya, kita terlalu sibuk memikirkan apa yang kira-kira akan menjadi penilaian audiens saat kita tampil nanti.

Sialnya, jenis ketakutan dalam melakukan public speaking ini muncul begitu kuat karena pikiran kita didominasi oleh pikiran-pikiran yang negatif. Kita takut orang menilai bahwa penampilan kita buruk. Kita takut orang akan menilai bahwa apa yang kita sampaikan nggak penting. Kita takut orang menilai bahwa cara berbicara kita nggak menarik. Dan lain sebagainya.

Percayalah, audiens ingin menyimak kita, mendengarkan kita, mendapatkan manfaat dari apa yang kita bicarakan. Fokuslah pada memberikan manfaat, lupakan penilaian audiens. Siap? ^^

3. Takut Lupa Materi

“Saya takut tiba-tiba nge-blank, mas! Kan aneh tiba-tiba lupa mau ngomong apa pas udah di depan!” Inilah salah satu hal yang sangat sering saya dengar dari teman-teman yang sedang belajar public speaking.

Saat saya tanya kenapa mereka memiliki kekhawatiran seperti ini, alasan mereka adalah karena mereka pernah mengalami hal serupa sebelumnya. Atau, ada juga memiliki ketakutan seperti itu karena pernah melihat pembicara publik yang tiba-tiba nge-blank di tengah presentasinya. Mereka takut jika hal itu juga menimpa mereka kelak.

Persiapan adalah kuncinya. Siapkan matang-matang apa yang ingin kamu sampaikan selama kamu berbicara di depan publik. Jika kamu merasa kesulitan menghapal, kamu boleh kok membaca catatan kecil untuk membantumu. Tapi jangan bawa teks ya. Kenapa? Karena nanti kamu akan lebih fokus membaca, bukannya berinteraksi pada audiens.

 

Generasi Berdaya Training Center yang bergerak di bidang Public Speaking juga kerap membahas hal ini dan menawarkan solusinya bagi para peserta pelatihannya. Untuk mengadakan seminar public speaking di komunitas, kampus, atau sekolah kamu, hubungi kami sekarang juga!

 

Written by,
Adi Triasmara

Leave a Reply