Ingin Jadi Pendengar yang Baik? Jangan Langgar 3 Aturan Ini!

posted in: Leadership, Motivasi | 0

Seminar Motivasi di Jakarta | Baca artikel ini sampai habis jika kamu sungguh-sungguh ingin menjadi pendengar yang baik.

Pernahkah kamu merasa ingin menceritakan sesuatu, tapi nampaknya tidak ada orang yang cocok untuk mendengarkan keluh kesah kamu? Atau, pernahkah kamu memiliki teman yang sebenarnya tidak dekat denganmu, tapi kamu merasa dia jauh lebih baik ketika mendengarkan keluh kesahmu dibanding sahabatmu sendiri? Jika PERNAH adalah jawabannya, maka kamu tidak sendirian.

Di era ini nampaknya sudah semakin dikit orang-orang yang bisa kita juluki pendengar yang baik, kenapa? Karena, semua orang kini dapat berbicara dengan mudah kapanpun dan dimanapun ia mau. Disebabkan karena adanya sosial media-lah manusia dapat berbicara sebanyak mungkin, bahkan tidak sedikit kini pembicaraan yang melanggar kode etik. Ya, sebut saja membully, menggunjing, menghina hingga menyebarkan berita hoax.

Itu terjadi karena hampir semua orang membuka suara meskipun secara virtual. Tapi, tidakkah kamu sadari itu? Bisa jadi kita pun termasuk ke dalamnya.

Maka, jangan heran jika saat ini kamu belum menemukan seseorang yang bisa kamu anggap sebagai pendengar setiamu. Coba sebutkan dalam hati, siapa saja orang-orang yang dengan baiknya mau mendengarkanmu secara seksama tanpa mempedulikan dirinya?

Sudah?

Kalau ada tiga orang, maka beruntunglah kamu, karena tiga orang saja sudah termasuk jumlah yang banyak. Terkadang, belum tentu keluarga kita sendiri pun sempat untuk mendengarkan kita, entah karena kesibukan atau kebiasaan berbicara tadi.

Sebenarnya, masalah mendengarkan ini adalah hal yang seringkali dianggap sepele oleh orang lain. Sebab, sejak kecil kita tidak dilatih untuk mendengarkan, melainkan kita dilatih untuk pandai berbicara. Benar begitu kan? Nah, perihal mendengarkan ini, banyak orang yang menganggap dirinya sudah menjadi pendengar yang baik. Padahal, belum tentu.

Apakah kamu sudah menyadari? Ada sangat banyak pelanggaran yang sering kita lakukan ketika sedang mendengarkan orang lain berbicara. Dari sekian banyak pelanggaran, dalam tulisan kali ini saya akan membagikan tiga pelanggaran utama yang semoga setelah ini kita semakin belajar untuk tidak melanggar lagi ya! Ini dia.

 

1. Menginterupsi

Kita seringkali tidak bisa menahan diri untuk ikut berbicara ketika ada orang lain berbicara, sehingga memotong pembicaraan menjadi hal yang sangat lumrah dilakukan. Padahal dengan kita menginterupsi atau memotong pembicaraan tersebut, dampaknya bisa membuat pembicara bisa saja lupa dengan omongannya atau jadi tidak mood untuk melanjutkan bicara.

Sekarang, mari kita kembalikan pada diri sendiri. Apakah kita suka jika sedang berbicara lalu diberhentikan sepihak? Tentu tidak. Maka, yuk! Kita mencoba untuk diam dan memperhatikan. Terkadang, sekalipun kita tidak mengerti dengan pasti maksud dari pembicaraan teman kita, tapi cobalah untuk dengarkan dahulu. Dengan begitu, pembicara akan merasa diperhatikan dan dihargai.

 

2. Mengalihkan Perhatian

Apakah kita termasuk manusia yang tidak dapat meninggalkan gadget sekalipun sedang berkumpul untuk membicarakan sesuatu? Ah! Ini menjadi kebiasaan yang sangat buruk. Kini, mari kita mulai untuk meninggalkan gadget sejenak, paling tidak ketika sedang mendengarkan orang lain berbicara. Pernahkah kamu mengalami ketika sedang berbicara lalu temanmu berkata, “Bicara saja, aku mendengarkanmu kok.” (sambil bermain gadget).

Sebenarnya, apakah mungkin kita bisa fokus untuk mendengarkan sekaligus bermain gadget? Tentu saja tidak, meskipun kita berada di era multitasking bukan berarti untuk mendengarkan orang lain kita juga bisa sambil mengerjakan yang lain. Secara verbal saja, ketika kamu memilih bermain gadget sambil mendengarkan, maka mata dan wajah tentu tidak akan menghadap kepada pembicara, sehingga hal tersebut akan membuat pembicara merasa tidak dihargai. So, untuk menjadi pendengar yang baik, jangan lakukan hal ini ya!

 

3. Menyiapkan Pembicaraan di Dalam Hati

Hal ini paling sering terjadi ketika kita berada di suatu acara dimana ada banyak pembicara yang akan tampil atau ketika sedang ada di perkumpulan organisasi dimana secara bergantian semua orang akan mendapat kesempatan untuk bicara. Sebut saja saat presentasi, seminar, workshop, lomba pidato, lomba story telling, rapat komunitas / organisasi.

Pasti ada di antara kita yang tidak mendengarkan orang lain berbicara ketika berada di salah satu kegiatan tadi, mungkin saja kita berusaha menyiapkan pembicaraan yang lebih oke agar saat sampai pada giliran kita berbicara maka pembicaraan kita akan lebih menarik dibandingkan orang sebelumnya. Atau, bisa juga karena kita belum mempersiapkan dengan baik apa yang mau dibicarakan sehingga kita menyiapkannya di saat yang tidak tepat yaitu ketika orang lain sedang berbicara.

Kini, cobalah untuk memikirkan apakah orang lain juga tidak menyiapkan pembicaraan mereka dengan baik dari rumah? Tentu saja mereka pun ingin menampilkan yang terbaik dan didengarkan semua orang. Maka, mulai saat ini persiapkanlah segala pembicaraan kita di rumah atau di perjalanan, sehingga ketika sedang berkumpul kita siap mendengarkan.

 

* * *

Itulah tiga aturan yang tidak boleh kamu langgar kalau kamu ingin menjadi pendengar yang baik. Dari ketiga aturan di atas, adakah satu yang sering kamu langgar?

 

Written by,
Saskia Ratry Arsiwie

 

Leave a Reply